Selasa, 14 April 2015

Contoh Studi Kasus Use Case & Sequence Diagram



Nama/NIM                              : I Wayan Andika Dananjaya / 1404505067
Jurusan/Fakultas/Universitas : Teknologi Informasi / Teknik / Udayana
Mata Kuliah                            : Pemrograman Berorientasi Objek
Dosen                                      : I Putu Agus Eka Pratama, ST. MT


Use Case & Sequence Diagram



http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/2/2d/UML_logo.gif 





Pada postingan saya sebelumnya, saya sudah menjelaskan tentang Use Case dan Sequence Diagram, sekarang saya memerikan contoh studi kasus bertemakan POS(Point Of Sale) . berikut contohnya:

Use Case Diagram POS



Dari  Use Case diatas, dimana terdapat 2 aktor dan 8 aktivitas di dalamnya. 2 aktor tersebut adalah Kasir dan Administrator. Kasir memiliki hak akses yang lebih sempit dari pada administrator. Kasir memiliki hak akses aktifitas meliputi login, melihat barang, melihat stok, input data transaksi dan mencetak struk pembayaran. Sedangkan administrator dapat mengakses semua aktifitas yang ada.

Sequence Diagram



Dari yang pertama, aktor / kasir melakukan login agar dapat menggunakan sistem. Setelah kasir berhasil login, kasir akan langsung di bawa menuju tampilan UI transaksi, tempat barang akan di inputkan. Barang di inputkan melalui barcode scanner, yang membaca kode barang yang telah disimpan dalam database barang.
Pada tampilan ui transaksi barang yang telah selesai di input, akan langsung di cetak dalam bentuk struk, dan data dalam struk akan disimpan dalam database transaksi. Dan proses selesai.
Demikian tentang Use Case dan Sequence Diagram yang telah saya jelaskan. Semoga bermanfaat.
 

 Sumber:


Selasa, 07 April 2015

Java GUI

Nama / NIM : I Wayan Andika Dananjaya  / 1404505067
Jurusan / Fakultas / Universitas : Teknologi Informasi / Teknik / Universitas Udayana
Mata Kuliah : Pemrograman Berorientasi Objek (B)
Dosen : I Putu Agus Eka Pratama, ST MT




JAVA GUI


sebelum ke program saya akan menjelaskan apa itu GUI?

    Graphic User Interface (GUI) adalah pemrograman dengan bahasa Java yang dibuat menggunakan aplikasi yang berbasiskan GUI. Tujuannya adalah menambahkan beberapa komponen yang tidak bisa dibuat dalam basis text.
     Komponen-konponen tersebut bisa berupa tombol, gambar, dll. Tujuannya adalah untuk memudahkan user menggunakan program yang dibuat tersebut.

     Kalau dilihat pengertian tentang GUI secara umum adalah Interaksi yang dapat dilaksanakan oleh user melalui menu dan icon yang diperlihatkan dalam modus grafik. Contoh implementasi GUI-based shell ini adalah pada sistem operasi Microsoft Windows.

dan sekali lagi disini saya menggunakan IDE NetBeans dalam pembuatan program berikut ini. berikut codingnya:


import javax.swing.*;

import java.awt.*;

import java.awt.event.*;

public class helloWorld extends JFrame {
    helloWorld(String title) {
        this.setSize(500,500);
        setTitle(title);
    }

    public static void main(String[] args) {
       helloWorld window = new helloWorld("Dananjaya7");
       window.setVisible(true);
       window.setDefaultCloseOperation(JFrame.EXIT_ON_CLOSE);
    }

}


Untuk memungkinkan membuat program GUI ini kita harus menggunakan sintaks:

    import javax.swing.*;
    import java.awt.*;
    import java.awt.event.*;

Dalam Java sebenarnya terdapat 2 package yang dapat digunakan untuk mengembangkan program-program GUI, yaitu AWT (Abstract Windows Toolkit) dan SWING seperti pada ketiga sintaks di atas.
AWT adalah sekumpulan library yang tidak tergantung platform dan digunakan untuk menyederhanakan implementasi user-interface. Sedangkan SWING adalah bentuk implementasi selanjutnya yang menambahkan komponen- komponen dalam sistem GUI tapi masih didasarkan pada arsitektur AWT (misalnya untuk pembuatan "event handling").
Berikut Outputnya:




Program Menu Makanan

Nama / NIM : I Wayan Andika Dananjaya / 1404505067
Jurusan / Fakultas / Universitas : Teknologi Informasi / Teknik / Universitas Udayana
Mata Kuliah : Pemrograman Berorientasi Objek (B)

Dosen : I Putu Agus Eka Pratama, ST MT    

Program Menu Makanan dalam Java

Dalam pembuatan program ini saya menggunakan IDE NetBeans, karena menurut saya lebih mudahmenggunakannya. berikut kodingnya:


import java.util.Scanner;

public class Main {

    public static void main(String[] args) {
   
        Scanner scan = new Scanner(System.in);
        System.out.println("MENU MAKANAN : ");
        System.out.println("______________________________________________________________");
        System.out.println("No Nama             Harga");
        System.out.println("1. Batagor          Rp 3000,00");
        System.out.println("2. Kupat Tahu       Rp 5000,00");
        System.out.println("3. Lontong Kari     Rp 4000,00");
        System.out.println("4. Nasi Goreng      Rp 6000,00");
        System.out.println("5. Nasi Uduk        Rp 5000,00");

        int harga = 0;
        int h1 = 3000, h2 = 5000, h3 = 4000, h4 = 6000, h5 = 5000;
        String menu;

        for (String i = "Y"; i.equals("Y")||i.equals("y"); )
        {
        System.out.println("______________________________________________________________");
        System.out.print("Masukkan Nomor Pesanan : ");
        int inNomor = scan.nextInt();
        System.out.println("_______________________________________________________________");

        if (inNomor == 1)
        {
         menu = " Batagor";
         System.out.println("Pilihan anda nomor " +inNomor + menu);
         harga = harga + h1;
        }
         else if (inNomor == 2)
        {
         menu = " Kupat Tahu";
         System.out.println("Pilihan anda nomor " +inNomor + menu);
         harga = harga + h2;
        }
         else if (inNomor == 3)
        {
            menu = " Lontong Kari";
            System.out.println("Pilihan anda nomor " +inNomor + menu);
            harga = harga + h3;
        }
         else if (inNomor == 4)
         {
             menu = " Nasi Goreng ";
             System.out.println("Pilihan anda nomor " +inNomor + menu);
             harga = harga + h4;
         }
         else if (inNomor == 5)
         {
             menu = " Nasi Uduk ";
             System.out.println("Pilihan anda nomor " +inNomor + menu);
             harga = harga + h5;
         }
         else
        {
           System.out.println("Nomor yang dipilih tidak ada di menu.");
        }
        System.out.println("Apakah anda mau melanjutkan? Y/T");
        i = scan.next();
        }
        System.out.println("______________________________________________________________");
        System.out.println("Total pembayaran sebesar " +harga+".");
        System.out.println("Terimakasih atas kunjungannya.");
    }
}


Penjelasan:
        
        System.out.println("Apakah anda mau melanjutkan? Y/T");
        i = scan.next();

Pada coding di atas ini jika user memasukkan data apakah dia akan melanjutkan atau tidak jika yam aka akan melakukan pengulangan.

           System.out.println("Nomor yang dipilih tidak ada di menu.");


Coding di atas untuk memastikan jika selain nomor satu sampai lima, maka akan ditampilkan "Nomor yang dipilih tidak ada di menu."

Setelah itu bisa dicompile dengan cara memilih pada menubar pilih Build kemudian klik Run Project. agar lebih jelas bisa dilihat pada gambar di bawah ini.






Output:

Selasa, 31 Maret 2015

Use Case Diagram

Nama/ NIM: I Wayan Andika Dananjaya / 1404505067
Jurusuan/Fakultal/Perguruan Tinggi: Teknologi Informasi / Teknik / Universitas Udayana
Mata Kuliah: Pemograman Berbasis Obyek(B)
Dosen: I Putu Agus Eka Pratama, ST., MT




Use Case Diagram


Pengertian :
  • ·         Use case class digunakan untuk memodelkan dan menyatakan unit fungsi/layanan yang disediakan oleh sistem (or bagian sistem: subsistem atau class) ke pemakai.
  • ·         Use case dapat dilingkupi dengan batasan sistem yang diberi label nama sistem.
  • ·         Use case adalah sesuatu yang menyediakan hasil yang dapat diukur ke pemakai atau sistem eksternal.

Karakteristik :
  • ·         Use cases adalah interaksi atau dialog antara sistem dan actor, termasuk pertukaran pesan dan tindakan yang dilakukan oleh sistem.
  • ·         Use cases diprakarsai oleh actor dan mungkin melibatkan peran actor lain.
  • ·         Use cases harus menyediakan nilai minimal kepada satu actor.
  • ·         Use cases bisa memiliki perluasan yang mendefinisikan tindakan khusus dalam interaksi atau use case lain mungkin disisipkan.
  • ·         Use case class memiliki objek use case yang disebut skenario. Skenario menyatakan urutan pesan dan tindakan tunggal.

Contoh Studi Kasus Sistem Informasi Akademik Fakultas Teknik Universitas Udayana



Squence Diagram

Sequence diagram (diagram urutan) adalah suatu diagram yang memperlihatkan atau menampilkan interaksi-interaksi antar objek di dalam sistem yang disusun pada sebuah urutan atau rangkaian waktu. Interaksi antar objek tersebut termasuk pengguna, display, dan sebagainya berupa pesan/message. Sequence Diagram digunakan untuk menggambarkan skenario atau rangkaian langkah-langkah yang dilakukan sebagai sebuah respon dari suatu kejadian/even untuk menghasilkan output tertentu. Sequence Diagram diawali dari apa yang me-trigger aktivitas tersebut, proses dan perubahan apa saja yang terjadi secara internal dan output apa yang dihasilkan.

Contoh Squence Diagram: