BlackBerry membuat terobosan baru untuk mendongkrak
kembali popularitasnya. Baru-baru ini, BlackBerry menjalin kerja sama
dengan Boeing untuk menciptakan smartphone untuk agen rahasia yang bisa
hancur sendiri (self-destruct).
Smartphone yang disebut-sebut dengan nama Boeing Black itu memang tidak akan seperti perangkat yang digunakan agen rahasia dalam film Mission Impossible. Akan tetapi, seperti dikutip dari Slashgear, data yang ada di smartphone itu akan terhapus secara otomatis jika casing tamper-proof-nya dilepas. Fitur ini tentu memberikan keamanan lebih jika smartphone itu hilang atau dicuri.
Selain itu, smartphone yang ditujukan untuk digunakan oleh agen-agen pemerintah maupun perusahaan tersebut juga memiliki pengamanan lain seperti kemampuan untuk mengenkripsi panggilan telepon. Dengan begitu, sambungan komunikasi dan data Boeing Black jadi lebih aman.
Saat ini, Boeing Black sedang dalam tahap pengembangan. Meski tidak banyak informasi yang disampaikan tentang smartphone ini, beberapa kaabr yang sudah diungkap di antaranya adalah solusi keamanan itu dikembangkan berdasarkan platform BlackBerry Enterprise Service (BES) 12. Artinya, selain smartphone BlackBerry, perangkat berbasis Android dan iOS juga akan bisa menikmati fitur ini.
Boeing Black akan memiliki dua slot SIM card dan bisa diatur agar terhubung dengan sensor biometrik dan satelit.
Sumber By:https://jalantikus.com/gadgets/blackberry-siapkan-smartphone-untuk-agen-rahasia/
Smartphone yang disebut-sebut dengan nama Boeing Black itu memang tidak akan seperti perangkat yang digunakan agen rahasia dalam film Mission Impossible. Akan tetapi, seperti dikutip dari Slashgear, data yang ada di smartphone itu akan terhapus secara otomatis jika casing tamper-proof-nya dilepas. Fitur ini tentu memberikan keamanan lebih jika smartphone itu hilang atau dicuri.
Selain itu, smartphone yang ditujukan untuk digunakan oleh agen-agen pemerintah maupun perusahaan tersebut juga memiliki pengamanan lain seperti kemampuan untuk mengenkripsi panggilan telepon. Dengan begitu, sambungan komunikasi dan data Boeing Black jadi lebih aman.
Saat ini, Boeing Black sedang dalam tahap pengembangan. Meski tidak banyak informasi yang disampaikan tentang smartphone ini, beberapa kaabr yang sudah diungkap di antaranya adalah solusi keamanan itu dikembangkan berdasarkan platform BlackBerry Enterprise Service (BES) 12. Artinya, selain smartphone BlackBerry, perangkat berbasis Android dan iOS juga akan bisa menikmati fitur ini.
Boeing Black akan memiliki dua slot SIM card dan bisa diatur agar terhubung dengan sensor biometrik dan satelit.
Sumber By:https://jalantikus.com/gadgets/blackberry-siapkan-smartphone-untuk-agen-rahasia/








Saat ini, sudah banyak
Berkomunikasi
dengan orang lain tentu hal yang penting dilakukan. Namun, sejak
munculnya teknologi seperti smartphone, laptop dan lainnya. Berbicara
ataupun berkomunikasi dengan orang lain sangat jarang terjadi.
Kebanyakan dari mereka tetap fokus terhadap smartphone miliknya, tidak
mencoba berbicara kepada orang lain. Jika hal ini terus-menerus
dibiarkan, pastinya akan membuat kemampuan berbicara seseorang terutama
terhadap orang-orang baru akan menurun dengan sendirinya.
Sebelum adanya
Beberapa
waktu sebelum adanya Internet, orang-orang menggunakan buku refensi
atau pergi ke perpustakaan untuk mendapatkan fakta ataupun informasi
yang ingin dicari kebenarannya. Saat ini, orang dengan mudah mengecek
sebuah fakta dari wikipedia. Padahal, sumber informasi yang ada di
Wikipedia belum tentu benar semuanya.
Menulis
semakin jarang dilakukan semenjak adanya komputer, laptop ataupun
smartphone. Kebanyakan mereka lebih suka mengetik daripada menulis. Jika
hal ini semakin sering dilakukan, tidak menutup kemungkinan bahwa
orang-orang akan kehilangan kemampuan menulisnya.
Mengingat
nomor telepon juga menjadi salah satu kemampuan manusia yang kian
hilang. Padahal, dengan mengingat paling tidak 3 nomor telepon, akan
menyelamatkan kamu dari keadaan darurat yang mungkin saja terjadi.
